Pemancar

Pemancar ( Transmitter ) pertama ditemukan oleh Marconi. Lebih dari seratus tahun yang lalu Marconi berhasil mengirimkan sebuah pesan suara melalui media gelombang radio ( wireless / nirkabel ). Gelombang radio yang ditemukan Marconi itu sekarang masih dikenal dan digunakan luas. Gelombang radio itu dikenal sebagai gelombang AM ( amplitude modulation ).

Kemajuan teknologi dewasa ini, membuat orang lebih menyukai gelombang FM. Apalagi dengan masuknya teknologi digital menggantikan teknologi analog yang sudah ketinggalan jaman. Gelombang FM terkenal lebih stabil, noise free dan tahan terhadap perubahan cuaca. Gelombang AM keunggulan utamanya adalah jangkauannya yang jauh dengan power (kekuatan) rendah.

Pemancar berfungsi untuk memancarkan gelombang radio  (radiowave) yang membawa sinyal audio video (audio visual) atau audio (sound) saja. Gelombang radio ini membawa informasi dari stasiun bumi menuju ke para pelanggan, atau ke pesawat penerima radio atau televisi dirumah rumah. Kasarnya membawa sinyal televisi atau radio dari stasiun ke pemirsa atau pendengarnya.

Secara garis besar pemancar terdiri dari dari dua bagian pokok, yaitu pemancar dan antenna. Sedang badan ( body ) pemancar sendiri terdiri dari empat bagian pokok, yaitu exciter atau modulator, intermediate power amplifier (IPA) atau driver, high power amplifier (HPA) atau power dan Bandpass filter atau filter.

Exciter berfungsi untuk mengubah sinyal audio video (sinyal suara dan gambar) menjadi gelombang radio frekuensi tinggi yang lebih stabil dan bisa ditransmisikan (dikirimkan) ke jarak yang sangat jauh. Sinyal audio visual sendiri bersifat sulit untuk ditransmisikan, dan mudah terhalang obstacle yang berupa ruangan, dinding beton atau interior mobil. Input yang berupa suara dan gambar bergerak tersebut, bila dikonversikan akan menghasilkan output gelombang radio sebesar beberapa miliwatt ( seperseribu watt)

Dari exciter gelombang radio tersebut akan diperkuat di Penguat Awal atau disebut driver. Output beberapa miliwatt dari exciter akan diolah dan diperkuat lagi sehingga menghasilkan output yang jauh lebih besar. Output yang dihasilkan oleh driver berkisar antara 3 sampai 500watt.

Terakhir perkuatan dilakukan dengan power. Output dari driver diperkuat kembali dengan pengolahan tegangan listrik sehingga akan keluar output akhir tigapuluh kali lipat dari output driver. Sedang tenaga listrik yang diperlukan adalah 1,9kali lipat dari Output yang keluar. Jadi bila pemancar direncanakan dengan keluaran 1.000watt, maka diperlukan tenaga listrik 1.900watt. Dimana yang 1.000watt akan menjadi Output gelombang radio, dan 900watt menjadi limbah buangan berupa panas. Itulah mengapa pemancar, seperti halnya computer dan peralatan elektronik lainnya, memerlukan system pendingin yang baik. Paduan sirip aluminum dan kipas angin ( fan ) berkecepatan tinggi layaknya pendingin prosesor computer adalah perangkat wajib dalam pemancar.

Power ada dua macam. Yang pertama adalah tabung  ( Tube )  dan kedua adalah transistor ( mosfet, ldmos). Tabung adalah semacam tabung, berbentuk mirip bohlam lampu, yang berfungsi memperkuat sinyal. Sedang mosfet atau solid state adalah transistor berbentuk mirip kotak kecil terbuat dari senyawa silika ( kaca ). Tube memerlukan tatakan ( holder ) yang disebut socket sedang holder untuk mosfet disebut palet.

Dalam satu pemancar bisa ada satu sampai ratusan power. Setiap satu power berkekuatan 1.000watt ( 1kw ). Maka untuk pemancar dengan kekuatan power 1.000watt diperlukan sebuah exciter, sebuah driver 50watt dan power 1.000watt. Apabila kita membutuhkan power 10.000watt, bagaimanakah caranya?

Yang sering tidak dipahami para pemula dalam pembuatan pemancar rakitan ( homebrew ) adalah bagaimana cara menghitung power. Palet (PCB / rangkaian transistor power ) dalam spesifikasi mempunyai angka yang menyatakan power output. Bila Power output dituliskan 1.000, maka sebenarnya dia hanya memproduksi power sebesar 800watt (dihitung RMS) atau 1.300watt peaksync. Dimana peaksync adalah 1,6kali daripada RMS. Dalam brosur atau spesifikasi alat yang tertulis adalah peaksync.

Jadi untuk mendapatkan power 10.000 diperlukan 8 power unit. Jadi hasilnya adalah 8 x 1.300watt atau 10.400watt yang dibulatkan menjadi 10.000watt ( 10Kw).  Untuk 8 unit power diperlukan driver 500watt. Dari 500watt akan dipecah ke 8 power masing masing 60watt. Untuk memecah power dari driver ini diperlukan alat yang disebut splitter. Splitter berupa microstrip yang membagi dari 1 ke 2, 2 ke 4 dan 4 ke 8.

Kekuatan sebesar 60watt sebagai input dimasing masing power, kemudian akan ditinggikan lagi dengan tambahan tegangan listrik menjadi 1.300watt. kemudian, untuk mendapatkan power 10.000 maka power dari masing masing unit akan disatukan dengan alat yang disebut kombiner ( combiner ). Kebalikan splitter, kombinasi dari combiner adalah 8 ke 4, 4 ke 2 dan 2 ke 1. Hasil ini akan diteruskan ke connector ( konektor ) yang akan dibawa melalui kabel coaxial ( koaksial ) ke antenna ( antena ) utama pemancar. Kabel coaxial berbentuk putaran pipa tembaga berulir sehingga disebut heliax. Dalam tembaga terdapat isolator yang berupa foam dan core dari tembaga solid. Pipa tembaga berulir ini kemudian dibungkus kembali dengan plastic isolator. Coaxial cable selain heliax yang berpenampang bulat, ada juga yang berpenampang oval yang disebut waveguide. Kabel heliax dipakai untuk gelombang radio frekuensi VHF, UHF dan Microwave rendah sampai dengan 1.200Mhz. sedang Waveguide dipakai dipakai microwave mulai 800MHz sampai diatas 8,4GHz.

test

12 pemikiran pada “Pemancar

  1. Assalamu’alaikum,… mau tanya pak ? kalau mau mendirikan sebuah stasiun pemncartv untuk memulai modal awal dan cara menggali sumber dana untuk pengadaan alat dan barang itu caranya bagaimana pak?, solanya saya mau mendirikan stasiun televisi tp kebentur modal yang susah, mungkin ada solusi.

    • Wa’alaikumsalam wr wb. Untuk TV komunitas pembiayaan berasal dari Internal. Dalam arti dibiayai oleh sumbangan atau iuran dari anggotanya. Semisal TV Kampus atau Sekolah, tentu Kampus atau Sekolah akan membebankan Biaya pembuatan stasiun tv tersebut ke uang gedung atau spp siswa. Kalau TVSPD (televisi siaran pemerintah daerah) tentu diambilkan dari uang Pajak. Koperasi, Masjid, Pesantren dan Perumahan tentunya dari iuran anggota dan seterusnya. Ada pula dengan meminta biaya ke Perusahaan diwilayah tersebut melalui dana CSR. Atau hibah dari organisasi tertentu. Ini sangat bergantung pada Kemauan, Usaha dan Lobi dari pengurus TV Komunitas. Demikian semoga membantu…

    • untuk 20km bisa memakai microwave minimal 5watt. harga tergantung type yang dipilih apakah analog atau digital, built-up atau rakitan? untuk analog rakitan, microwave 5watt butuh sekitar 70jt… silahkan email budget saja bila tidak keberatan.

  2. pak, mungkin bisa nggak ya dikirim contoh salah satu brosur yang memuat (merk, jenis,CC, berat kendaraan,daya angkut, manual/matic, panjang lebar dan lainnya) dan desain gambar kanan-kiri depan-belakang termasuk kemudahan dalam pemeliharaan dan spare partnya untuk MOBIL COMMAND CENTER yg dipakai utk Teleconference

    • Command Center Mobile biasa untuk Lembaga Militer, Jadi sebaiknya spesifikasi dari Bapak saja, Saya tinggal menghitung budgetnya. Untuk mobil bisa memakai Truk 3/4 (sejenis Colt Diesel atau Isuzu Elf) sampai yg terbesar memakai tractor head volvo FH 750 matic. Sedang untuk jenis Koneksinya bisa memakai VSAT (small bandwidth) atau dedicated satellite transponder

  3. untuk harga pemancartv yang paling murah berapa pak untuk paketan : pemancartv, studio, dan mcr, saya kalau ada saya ingin memesan pemancar berdaya sekitar 40 watt saja kira-kira harganya sampai berapa dan tlng di tampilkan price list harga paketan terbaru pak utk menghitung kembali sebagai referensi.seperti paketan di atas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s